Siswi SMA Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah Dari Bisnis Baju Cosplay Bekas,

Posted on 2016-01-12 14:42



Usia muda tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk berbisnis. Sekarang ini, banyak siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mulai melirik beberapa bisnis yang tidak biasa dan mungkin tidak sampai terpikir oleh orang lain. Salah satunya bisnis pakaian bekas.
 
Ayu Nisrina Zahirah, misalnya. Menyukai sesuatu hal yang berbau Jepang, mengantarkan gadis berusia 17 tahun ini melirik bisnis pakaian cosplay (hobi mengenakan pakaian beserta aksesoris serta rias wajah mirip tokok kartun jepang). 
 
Yang membedakannya adalah pakaian-pakaian tersebut dari bekas pakai orang Jepang yang dikirim ke Indonesia. Siswa salah satu SMA Negeri di Jakarta Pusat itu mulai membeli pakaian-pakaian tersebut untuk kepentingan event-event Jepang yang menampilkan cosplayer tokoh kartun. Ia pun ikut serta di dalamnya.
 
Dari situlah, siswa kelas XII ini melihat ada peluang usaha di sana. Berikut ini adalah kutipan wawancara Ayu bersama reporter Money.id, Dian Rosalina, di Jakarta, Selasa 12 Januari 2016.
 
Halo Ayu, bisa diceritakan bagaimana awalnya kamu terpikir untuk membeli baju-baju bekas itu?
 
Awalnya aku tahu dari nenekku soal baju-baju bekas itu. Kebetulan saat sedang pergi sama nenek, aku melihat banyak baju-baju bekas di Pasar Senen. Kemudian baju tersebut bisa dijadikan bajucosplay.
 
Nah, dari situlah aku dapat ide untuk beli baju bekas terus setiap kali ada event kebudayaan Jepang. Ya dari pada harus beli baru, kualitasnya tidak jauh beda dengan yang bekas.
 
Kamu bilang kualitasnya tidak jauh beda dengan yang baru, memang bisa tahu dari mana?
 
Aku sih sudah tahu kualitasnya tidak jauh beda dengan yang baru. Soalnya aku pernah bandingkan baju yang baru aku beli dengan harga mahal dan baju bekas yang aku beli di Pasar Senen. 
 
Pokoknya asal kita tahu baju-baju mana yang masih bagus, dan bandingkan bahannya, ya pasti dapat!
 
Sejak kapan kamu mulai mencari baju bekas untuk dijual kembali?
 
Aku mulai cari-cari baju bekas itu dari kelas X. Jadi setelah cari dan ketemu pakaian yang aku mau biasanya langsung aku remake dan aku benerin lagi. Supaya terlihat bagus kalau dipakai.
 
Kamu kan suka ikut event cosplayer, ada tidak spesifikasi baju yang biasanya dibeli menjelang event? 
 
Aku lebih meniru karakter-karakter tokoh anime. Spesifikasi baju yang aku beli biasanya ya, baju panjang, warnanya tidak pudar, kondisinya masih normal, tidak rusak, dan lengan yang pendek. Pokoknya tidak jauh-jauh dari itulah.
 
Apakah kamu juga menjual pakaian itu untuk cosplayer lainnya?
 
Ada yang aku jual, ada juga beberapa yang aku simpan sendiri, hanya beberapa tapi. Cuma akhirnya jadi menumpuk di rumah. Kadang aku sampai dimarahi dan disuruh menjual baju-baju itu (sama orangtua).
 
Lagi pula baju yang aku jual itu beda bahannya. Kalau yang sering aku jual bentuknya seperti pakaian lolita-lolita dan merek tertentu.
 
Memangnya merek apa saja yang biasa kamu jual? Lalu berapa banyak yang sudah terjual?
 
Biasanya aku beli merek Lizlisa, Tralala, Colza, Lizlisa Doll, dan masih banyak lagi. Itu baju lolita bekas semua. Malah kadang aku dapat yang masih ada harganya.
 
Kalau ditanya berapa banyaknya sih, tidak terhitung. Sudah banyak deh pokoknya.
 
Biasanya belanja rutin atau memang jika akan ada acara cosplayer saja? Lalu berapa modalnya?
 
Aku belanjanya kalau memang ada event buat cosplay saja. Masalah modal sendiri, tergantung apa yang mau aku beli. Kalau aku butuh seperti rok, kira-kira aku budget-in kurang lebih cuma Rp50 ribusih. Kalau butuhnya kemeja putih, ya kira-kira Rp50-70 ribu.
 
Misalnya ada event nih, biasanya kamu bisa menghabiskan berapa ribu setiap belanja dan berapa yang kamu dapat?
 
Kalau ada event biasanya aku bisa menghabiskan Rp150-200 ribu. Nah, dari harga itu aku bisa dapat lima sampai delapan baju.
 
Nah, kalau nanti baju-baju yang kamu beli itu dijual, kamu bisa dapat keuntungan berapa?
 
Aku bisa untung sampai Rp100 ribu setiap baju yang dijual. Bahkan kalau aku jual 10 potong baju keuntunganku mungkin bisa sampai jutaan. 
 
Ya, lima baju saja aku untung sampai Rp100-450 ribu. Itu kalau semua baju yang aku jual bagus. 
 
Pernah sih kepikiran mau disewakan saja, tapi malas, takut rusak. Kadang malah ada yang pinjam dan tidak dicuci bersih. Lebih baik dijual.
 
Sudah dengar kalau pemerintah sudah mengeluarkan peraturan baru soal penjualan pakaian bekas? Jadi buat pedangan baju bekas nanti bisa didenda sebesar Rp5 miliar. Bagaimana pendapat kamu mengenai hal itu?
 
Iya memang, aku sudah tahu. Menurut aku sih ada benarnya juga. Tapi ada juga yang tidak aku setujui. Tidak setujunya karena aku harus jadi beli kain lagi buat bikin kostum nantinya.
 
Kalau setujunya karena memang seharusnya pedagang baju-baju bekas harus di tindak lanjuti. Soalnya itu semua kan impor, bekas pula. Yang ada nanti Indonesia keterusan menerima produk luar.
 
Tapi sekarang aku lagi mengurangi jual beli lagi. Ya, sekarang-sekarang dinikmati saja. 







Cerita Unik Lainnya