Sianida Adalah Racun Mematikan yang Juga Ada Pada Rokok

Posted on 2016-02-02 01:13



CATATAN UANG - Sianida adalah zat beracun yang mematikan, jika masuk dalam jumlah tertentu ke dalam tubuh manusia. Belakangan nama zat tersebut banyak dicari oleh pengguna internet setelah kematian mendadak seorang wanita bernama wayan mirna shalihin di kafe Olivier, Jakarta, usai meneguk kopi Vietnam.

Mirna diduga dibunuh oleh seseorang yang menaruh racun sianida ke dalam kopi yang ia minum. Lantas seberapa hebatnya efek sianida, dan bagaimana cara kerja zat tersebut sehingga proses kematian Mirna terjadi sangat cepat dan misterius?

“Efek sianida ini sangat cepat dan dapat mengakibatkan kematian dalam jangka waktu beberapa menit,” jelas Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Regional Coordinator di WHO South East Asia Regional Office seperti dilansir laman catatanuang.

Racun jenis tersebut telah dipakai sejak ribuan tahun lalu oleh manusia untuk kepentingan menghilangkan nyawa. Akan tetapi menurutnya juga, zat sianida dapat dijumpai di alam dan beberapa jenis sumber makanan namun dosisnya sangat sedikit.

Bakteri, jamur dan ganggang merupakan jenis yang dapat menghasilkan sianida dalam dosis minim. Bahkan dalam rokok pun terdapat kandungan sianida, seperti juga pada asap kendaraan bermotor, limbah industri, dan sejumlah hasil pertambangan lain.

Secara fisik, racun sianida yang berbentuk cair tidak berwarna atau berwarna biru pucat. Ia mudah sekali dicampur dalam air dan kurang terlihat jika dosisnya sedikit.

Bentuk bubuk dari sianida dapat dijumpai berupa sodium sianida dan postassium sianida.

“Hidrogen sianida sangat mudah masuk ke dalam saluran pencernaan. Dalam dosis besar, sianida dapat sangat fatal akibatnya. Setelah terpapar, sianida langsung masuk ke dalam pembuluh darah,” paparnya lebih jauh.

Seseorang yang keracunan sianida akan memperlihatkan gejala awal yakni napas lebih cepat, sulit bernapas, nyeri kepala, berkeringat banyak, cemas, kulit menjadi lebih merah, lemah, tremor, kejang, koma.








Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-02-01 01:33
Posted on 2016-02-07 00:45