Sehatkah Memanaskan Makanan Kemasan Dalam Plastik?

Posted on 2016-02-08 00:53



CATATAN UANG - Memanaskan makanan kemasan dalam plastik dipercaya memicu berbagai masalah kesehatan. Pasalnya, zat kimia yang terkandung dalam plastik seperti bisphenol A (BPA) dan phthalates bisa larut dari wadah ke dalam makanan.

Senyawa tersebut juga diyakini akan berinteraksi dengan hormon dalam tubuh dan memicu penyakit kanker, diabetes serta obesitas. Hal tersebut diungkapkan oleh The Endocrine Society, organisasi profesional untuk para ilmuwan dan dokter spesialis hormon.

Meski demikian, hal ini masih menjadi perdebatan diantara para ahli. Dilansir dariMenshealth, hal berbeda diungkapkan oleh Food and Drug Administration (FDA). FDA telah berulang kali menganalisa dan meyakini zat tersebut aman.

Ilmuwan FDA mengungkapkan bahwa, tubuh akan cepat menghancurkan BPA dan mengeluarkannya melalui urine dan feses. Hal senada juga dikatakan oleh European Food Safety Authority atau Otoritas Keamanan Makanan Eropa.

Saat ini peneliti terus meneliti dengan bergantung pada penelitian yang dilakukan pada hewan, model matematika, dan penelitian yang memperlihatkan korelasi tapi tidak membuktikan hubungan sebab akibat.

Sementara, untuk mengurangi paparan zat yang terkandung dalam plastik, bisa dilakukan dengan beberapa hal. Salah satunya dengan mengganti wadah makanan beku atau kemasan ke dalam wadah kaca saat menghangatkan ke dalam microwave.

Pastikan juga tutupnya dengan posisi sedikit miring. Untuk mencapai suhu memasak yang aman, Anda bisa menggunakan termometer makanan. Sementara untuk mengukus sayuran, Anda bisa percikkan sedikit air. Hal tersebut berguna untuk memastikan sayuran dimasak dengan tepat.










Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-03-08 23:07
Posted on 2016-01-31 01:02
Posted on 2016-02-08 00:43
Posted on 2016-02-01 14:19