Nabung 20 Tahun, Nenek Tukang Sayur Naik Haji

Posted on 2016-01-28 00:43



CATATAN UANG - Ini bukan kisah fiktif bak sinetron “Tukang Bubur Naik Haji”. Tapi ini kisah nyata sang nenek tukang sayur yang akhirnya bakal naik haji tahun ini, berkat giatnya warga Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur ini menabung selama dua dekade.

Demi cita-cita ke tanah suci, nenek Asizah, tukang sayur di pasar, setiap hari menabung Rp2 ribu sampai Rp50 ribu – sesuai rezeki yang didapatnya dan ditabung selama 20 tahun terakhir.

Nenek berusia 85 tahun ini sedianya ingin ke tanah suci bersama sang suami, Sadrai. Sayang, sang suami sudah lebih dulu dipanggil Yang Maha Kuasa enam bulan silam akibat sakit komplikasi.

Pun begitu, nenek tiga cucu yang tinggal di Jalan Supriadi, Kanigaran, Kota Probolinggo itu tetap memendam niat suci dan meneruskan usaha nan ulet untuk bisa naik haji.

Tidak banyak yang bisa dia sisihkan. Keuntungan dari berjualan sayur di Pasar Krempeng hanya Rp2 ribu sampai Rp10 ribu saja per harinya.

Sisa hasil berjualan lainnya dibutuhkan Asizah untuk modal berjualan lagi dan kebutuhan hidup sederhana sehari-hari.

Tapi dengan keteguhan hati, keuletan dan niat tulusnya, uang yang ditabungkan selama dua dasawarsa bisa dia gunakan untuk menunaikan rukun Islam yang kelima ini.

Asizah dijadwalkan akan berangkat pada 9 September 2015 bersama Kelompok Terbang (Kloter) 47. Asizah pribadi berharap agar ibadah haji kali ini bisa berjalan lancar buat semua calon haji, termasuk dirinya dengan tanpa kendala.








Cerita Unik Lainnya