Malang, Bayi Usia 11 Bulan Meninggal Usai Disuntik Perawat

Posted on 2016-02-04 00:50



CATATAN UANG - Nasib malang menimpa bayi yang baru berusia 11 bulan, Aqifa Putri. Putri akhirnya meninggal dunia sesaat setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ako, Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Sulawesi Barat.

"Awalnya anak kami hanya mengalami muntah-muntah, namun setelah tiba di RSUD Matra malah kondisi anak kami memburuk dan bahkan tak bisa tertolong lagi," kata Muhammad Yahya orang tua korban saat berada di rumah duka di Bulu Cindolo Matra, Senin.

Ia merasa terkejut melihat kondisi putrinya yang tak bernyawa usai mendapat perawatan medis. Bukannya membaik, malah kondisi kesehatan putrinya memburuk setelah disuntik oleh salah seorang perawat di RSUD itu.

"Keluarga tak menyangka anak kami yang hendak berobat ke RSUD Ako itu justru meninggal pada saat tengah ditangani para medis. Kejadian ini membuat kami curiga bahwa kuat dugaan ada malpraktek yang dilakukan oleh pihak RSUD Ako saat menangani Korban," terang Yahya dengan mata berkaca-kaca.

Yahya menyebutkan, sekitar pukul 11.30 Wita anaknya dibawa ke RSUD Ako setelah mengalami muntah. Namun, setelah diberikan suntikan oleh perawat, Aqifa pun menjadi kejang-kejang dan akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 12.30 siang.

Saat tiba di RSUD kata dia, dirinya langsung menuju ke ruang UGD. Pada saat itu belum ada diagnosa dari dokter.

"Perawat sempat bertanya bahwa putri kami harus dirawat. Selang beberapa saat kemudian putri saya kemudian disuntik. Namun belum lama selesai disuntik, putri kami langsung kejang-kejang hingga menghembuskan napas terakhirnya," urai Yahya.

Saat perawat melakukan penanganan terhadap putrinya memang telah merasakan firasat lain karena beberapa perawat silang pendapat dalam hal penanganan putrinya.

"Saat anak saya disuntik oleh perawat, sempat salah satu dari mereka menarik tangan dari perawat yang melakukan penyuntikan, sehingga cairan suntikan tersebut tidak habis masuk ke dalam tangan Aqifa dan langsung ditarik. Setelah disuntik dan di pasangi infus, Aqifa kemudian kejang-kejang, di saat yang bersamaan perawat di RSUD Ako menyampaikan kalau anak saya harus dirujuk," ujarnya.

Padahal sebelum disuntik, putrinya masih sempat bermain dengan perawat. Namun belum sempat dibuatkan surat rujukan, anak itu sudah meninggal dengan kondisi kuku dan bibirnya telah membiru.

Sementara, KTU RSUD Ako, Ibrahim mengatakan, sampai saat ini belum ada penyempaian dari dokter jaga terkait adanya bayi yang meninggal itu.

"Yang berhak menyampaikan rekam medik pasien itu adalah dokter, karena saat ini belum ada penyampaian dari dokter jaga," terangnya.










Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-01-31 01:05