Makan Terlalu Cepat, Ini Resikonya Untuk Kesehatan

Posted on 2016-02-02 01:15



CATATAN UANG - Kebiasaan makan terlalu cepat tanpa mengunyah dengan baik, menyebabkan tekstur makanan yang masuk ke saluran pencernaan masih kasar dan belum tercampur enzim di mulut secara sempurna. Hasilnya, perut akan sering kembung, refluks asam naik, sakit perut dan kerja pencernaan tidak maksimal.

Saat makan dengan terburu-buru maka gas yang dihasilkan oleh makanan tidak dapat tercerna dengan baik. Selain itu udara dari luar pun lebih banyak ikut masuk ke dalam saluran cerna seiring dengan proses mengunyah yang tak sempurna.

Idealnya makan harus di lakukan dengan tenang sambil mengunyah sampai minimal 33 kali. Hal itu membantu proses pencernaan dapat berjalan baik, karena mengunyah adalah awal dari proses tersebut karena adanya enzim di liur manusia. Jika enzim itu tidak dibiarkan bekerja, maka Anda akan kehilangan manfaatnya.

Bahkan saat Anda sedang minum jus buah, smoothie, atau bubur dan oatmeal sekalipun, usahakan makanan cair itu tercampur dengan liur terlebih dahulu selama beberapa detik sebelum menelannya.

Dilansir laman Dailymail, seorang ahli gizi bernama Robyn Youkilis menyarankan untuk tidak banyak minum di sela makan, minum soda saat makan, untuk menghindari perut terasa begah dan kembung yang sering dialami.

Jika pun Anda harus buru-buru makan, maka jangan lupa untuk mengambil napas di sela-sela mengunyah agar Anda tak sengaja menghirup udara dari mulut. Minimal kunyah 20 kali saat terburu-buru agar tidak mengalami masalah kesehatan seperti disebut di atas.








Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-02-05 00:54
Posted on 2016-01-27 00:29
Posted on 2016-01-23 00:52
Posted on 2016-02-08 00:45