Kanker Paru Sering Tidak Bergejala, Jangan Malas Periksa Paru

Posted on 2016-02-07 00:25



CATATAN UANG - Kanker paru yaitu salah sesuatu penyakit yg berbahaya. Sebabnya, kanker paru tidak jarang tak memperlihatkan gejala, dan baru ketahuan saat telah ganas.

dr Elisna Syahruddin, SpP(K), PhD, dari RS Persahabatan menyampaikan kanker paru berbahaya karena tak memperlihatkan gejala khusus seperti kanker lainnya. Satu-satunya cara bagi mengetahui ada tidaknya kanker paru adalah dengan melakukan pemeriksaan thorax.

“Karena memang tak bergejala. Kadang ada yg batuk, tetapi dianggap batuk karena rokok jadi tak periksa. Makanya bagi mengetahui kanker atau tak harus dengan pemeriksaan thorax ke dokter spesialis paru,” tutur dr Elisna, di RS Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur.

Dijelaskan dr Elisna, kanker paru mampu menyerang siapa saja. Hal ini diakibatkan oleh faktor polusi yg tinggi di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta.

Namun untuk mereka yg termasuk kelompok berisiko, pemeriksaan thorax wajib dikerjakan minimal sesuatu tahun sekali. Mereka yg termasuk dalam kelompok berisiko kanker paru antara yang lain perokok, tinggal dengan perokok aktif, pekerja tambang dan memiliki riwayat keluarga pengidap kanker.

“Harus tahu dahulu apakah termasuk kelompok berisiko atau tidak. Kalau ternyata memang termasuk dalam kelompok berisiko harus minimal periksa thorax sesuatu tahun sekali,” tuturnya lagi.

Ia menambahkan bahwa kanker memang biasanya menyerang saat telah berumur di atas 40 tahun. Namun bukan berarti sebelum umur 40 tak boleh melakukan pemeriksaan thorax. Apalagi seandainya termasuk ke dalam kelompok berisiko.

“Walaupun bukan kanker paru tetapi kalau merokok atau bekerja di tambang asbes dan sehari-hari kena polusi tetap harus periksa. Karena kan udara segera masuk ke paru, bukan tak mungkin ada penyakit atau tumor lainnya,” paparnya.








Cerita Unik Lainnya