Fakta Tentang Racun Sianida

Posted on 2016-02-05 00:27



CATATAN UANG - Akhir-akhir ini marak diberitakan di media massa sebuah kasus kematian seorang wanita setelah meminum secangkir kopi di sebuah kedai kopi. Diduga penyebab kematiannya adalah akibat racun sianida yang dimasukkan ke dalam kopi yang ia minum. Apa sebenarnya racun sianida itu dan mengapa racun ini bersifat sangat fatal? Berikut penjelasannya.

Apakah Sianida itu?

Sianida adalah zat kimia yang bekerja cepat dan sangat mematikan. Sianida berada dalam berbagai bentuk, yakni sebagai gas yang tidak berbau seperti hidrogen sianida (HCN) atau sianogen klorida (CNCl), atau berbentuk kristal seperti natrium sianida (NaCN) atau kalium sianida (KCN). Sianida seringkali berbau “almondpahit”, akan tetapi sianida tersebut tidak selalu mengeluarkan bau dan tidak semua orang dapat mendeteksi baunya.

Di mana Sianida dapat ditemukan?

Sebenarnya, sianida dihasilkan oleh bahan-bahan natural pada beberapa makanan dan tanaman tertentu, seperti singkong dan almond. Selain itu, biji-bijian dari buah-buahan, seperti aprikot, apel, dan buah persik juga memiliki sejumlah kandungan kimia yang di metabolisme menjadi sianida. Asap rokok dan produk pembakaran plastik juga mengandung zat sianida.

Dalam usaha manufaktur, sianida digunakan untuk membuat kertas, tekstil, dan plastik. Disamping itu, sianida juga pernah digunakan sebagai senjata perang dalam Perang Dunia II dan dalam serangan Irak terhadap penduduk Kurdi pada tahun 1980.

Bagaimana seseorang dapat terpapar Sianida?

Seseorang dapat terpapar sianida apabila menghirup udara, meminum air, mengonsumsi makanan, atau menyentuh tanah yang mengandung sianida. Sianida masuk ke dalam air, tanah, atau udara akibat proses alami maupun proses industrial. Merokok mungkin menjadi sumber utama paparan sianida pada orang-orang yang tidak bekerja pada sektor industri yang berhubungan dengan zat tersebut. 

Bagaimana cara kerja sianida?

Tingkat keparahan racun sianida bergantung pada jumlah sianida yang terpapar pada seseorang, jalan masuk racun, dan berapa lama waktu seseorang terpapar.  Menghirup gas sianida adalah yang paling berbahaya, akan tetapi menelan sianida juga sangatlah berbahaya. Di dalam tubuh manusia, sianida yang masuk ke dalam aliran darah akan dengan cepat beredar ke semua organ dan jaringan tubuh. Sianida akan berikatan dengan enzimsitokrom oksidase dan mencegah sel-sel tubuh dalam menggunakan oksigen. Apabila hal ini terjadi, sel akan mati.

Sianida dapat sangat berbahaya bagi jantung dan otak dibandingkan organ-organ lain, sebab jantung dan otak memerlukan banyak oksigen untuk berfungsi secara maksimal.

Apakah tanda dan gejala bila terpapar sianida?

Seseorang yang terpapar sejumlah kecil sianida yang terhirup, terserap melalui kulit, atau tertelan dapat menunjukkan tanda dan gejala dalam hitungan menit saja. Diantara gejala-gejala akibat sianida tersebut, yakni:

  • Pusing atau rasa melayang
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Napas cepat
  • Jantung berdebar
  • Gelisah
  • Lemas

Selain itu, paparan sianida dalam jumlah yang besar dapat menimbulkan gangguan kesehatan berupa:

  • Kejang-kejang
  • Hilang kesadaran
  • Tekanan darah rendah
  • Kerusakan paru
  • Gagal napas yang berujung pada kematian
  • Denyut nadi lambat

Dosis mematikan (dosis lethal) dari HCN (hidrogen sianida) diperkirakan sekitar 50 mg, sedangkan dosis lethal kristal sianida adalah 100-200 mg.








Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-02-06 00:15