Berencana Beli Ponsel Baru? Agar Tidak Kecewa Perhatikan Tipsnya Berikut Ini

Posted on 2016-04-29 13:43



Dalam membeli ponsel pintar memang banyak hal yang mempengaruhi. Namun, yang paling mempengaruhi faktor pemilihan adalah harga dan kebutuhan dari sang calon pemakai ponsel tersebut.

Mengenyampingkan faktor harga, ternyata pemilihan perangkat keras merupakan salah satu hal yang vital dalam mempertimbangkan pembelian ponsel pintar. Namun, apa saja yang harus diperhatikan oleh para calon pembeli?

Nah, untuk itu produsen ponsel pintar asal Tiongkok, yakni Asus punya jawabannya. Pertimbangan yang dilakukan juga mengikuti dengan perkembangan industri ponsel pintar saat ini.

Penasaran? Silakan ikuti panduannya berikut ini.

RAM Minimal 1GB

Peranan RAM dalam sebuah ponsel pintar memang sangat berperran dalam mendukung kinerja sebuah ponsel pintar. Idelanya, semakin besar kapasitas RAM pada ponsel pintar, maka semakin cepat dan semakin banyak aplikasi yang bisa dibuka dalam suatu waktu.

Lalu, mengapa 1GB? Karena kapasitas di bawah itu sudah mulai sulit menjalankan aplikasi wajib saat ini. Misalnya seperti aplikasi Facebook yang membutuhkan RAM 70MB, Twitter 60MB, Instagram 30MB, WhatsApp 20MB, Email 15MB, hingga BlackBerry Messenger yang bisa mencapai 100MB.

Dari data di atas, bisa dibayangkan sendiri bagaimana beratnya kinerja RAM di bawah 1GB (512MB atau 768MB). Namun yang tak kalah penting, harga smartphone dengan RAM 1GB saat ini sudah cukup terjangkau untuk dibeli.

Memori Internal Minimal 8GB

Dalam perkembangan ponsel pintar sekarang ini, hapir seluruh produsen sudah mulai menggunakan sistem operasi Android Lollipop dalam perangkat mereka. Namun, sistem operasi tersebut saja sudah memakan penyimpanan internal sebesar 3GB.

Faktor seperti di atas pun seolah diperburuk dari beberapa aplikasi Android yang enggan terinstal di penyimpanan eksternal. Oleh sebab itu, memilih smartphone berkapasitas penyimpanan 8GB atau lebih bisa dibilang sebagai pilihan terbaik.

Kualitas Kamera

Tak dapat dipungkiri lagi, penggunaan ponsel pintar kini tak hanya melakukan kegiatan standar saja. Namun, banyak penggunanya kini memakai ponsel pintar untuk mengabadikan momen mereka melalui penganmbilan gambar.

Oleh karena itu, memilih smartphone yang dibekali kamera berkualitas merupakan salah satu jawabannya. Namun, banyak faktor yang menjadi perhatian saat memilih kamera pada ponsel pintar.

Secara umum, besaran piksel adalah penentu kualitas kamera. Namun selain itu, pertimbangkan pula jika kamera itu memiliki kemampuan fokus cepat, mampu menangani cahaya latar (backlight), bisa melihat di tempat gelap, dan tidak mengubah warna kulit.

Kemampuan Menghemat Baterai

RAM, kapasitas penyimpanan internal, dan kamera memang bisa dijadikan acuan penting. Namun jangan lupakan satu hal yang juga tak kalah penting, yaitu baterai. Lalu, bagaimana maksud ponsel pintar hemat baterai?

Di luar kapasitas, ada beberapa faktor penentu hemat tidaknya baterai sebuah ponsel pintar. Mereka adalah prosesor, antena pencari sinyal, dan aplikasi bloatware(aplikasi bawaan pabrikan).

Di opsi prosesor, perhatikan popularitas prosesor tersebut. Misalnya seperti apakah prosesor tersebut mengonsumsi daya terlalu besar, hingga prosesor berkinerja tinggi yang justru menyebabkan smartphone mudah panas (overheating).

Pada antena pencari sinyal, cari tahu apakah antena tersebut 'pintar' dalam mencari sinyal. Karena jika tidak, ia akan terus berusaha mencari hingga menyebabkan baterai smartphone terkuras secara sia-sia.

Ketiga, pandai-pandai melihat aplikasi yang masih berjalan di belakang layar (background app). Matikan background app jika dirasa tak perlu karena ia dapat menyerap daya besar, bahkan paket data!

Sebagai informasi tambahan, standar baterai smartphone saat ini adalah Lithium Ion (Li-Ion). Namun beberapa produsen sudah mulai beralih ke teknologi yang lebih baru, yakni Lithium Ion Polymer (Li-Po).

Sejauh ini, Li-Po sendiri diklaim memiliki daya tahan (umur) yang lebih baik dibanding Li-Ion. Selain itu, ia juga berbentuk lebih fleksibel (tipis) dan aman untuk diisi ulang tanpa harus menunggu baterai sekarat terlebih dahulu.

Terakhir, jangan sepelekan fitur penghemat daya baterai. Fitur ini bisa berupa pengaturan modus otomatis seperti modus performa ke hemat daya. Dengan fitur ini, penggunaan baterai bisa lebih efisien.

Semoga bermanfaat, mohon di SHARE/BAGI pada yang lain!








Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-02-01 14:30
Posted on 2016-02-05 00:27
Posted on 2016-02-01 14:19
Posted on 2016-02-02 00:29
Posted on 2016-01-23 14:07