Bahaya Memakai Headset Ketika Tidur

Posted on 2016-02-05 00:50



CATATAN UANG - Tidak sedikit orang yang mendengarkan musik lewat headset sebagai teman tidur. Cara ini sebenarnya sangat tidak dianjurkan. Bila musik diperdengarkan dari malam sampai pagi, maka kualitas tidur dapat menurun. Otak terus bekerja seiring dengan diperdengarkan musik. Tubuh cenderung mengalami kelelahan meskipun waktu tidur telah menyukupi.

Satu lagi bahayanya, jika diperdengarkan secara rutin setiap hari maka pelakunya meningkat risikonya untuk terkena masalah telinga tuli.

Seperti dilansir laman JPNN, kebiasaan tidur dengan headset ini memicu penurunan kemampuan mendengar secara bertahap. Pada tahap awal mungkin pelakunya menganggap tidak ada perubahan pada telinganya. Namun setelah melewati jangka waktu tertentu dengan dilakukan tes dengar, penurunan pendengaran bisa dipantau.

Dokter Nyilo Purnami SpTHT KL mengatakan, durasi pemakaian headset tidak boleh lebih dari dua jam secara terus menerus. Kekuatan suaranya juga sebaiknya di bawah 80 desibel atau sekitar 60 persen dari total volume yang disediakan gadget. Setiap satu jam pemakaian mesti istirahat. Jika seseorang tetap membandel memakai untuk jangka panjang, sangat dimungkinkan mengalami kerusakan pada rumah siput atau koklea.

"Kalau rumah siput (koklea) lelah, pendengaran bisa rusak permanen," tutur dr. Nyilo.

Perlu dipahami, kerusakan fungsi pendengaran akibat suara bising tidak ada obatnya. Begitu seseorang mengalaminya maka sifatnya cacat seumur hidup. Oleh sebab itu, terlalu lama membiarkan telinga berada di lingkungan bising tidak dianjurkan. Berada di diskotik, bising jalan raya, menyetel musik di volume besar, hingga mendengar musik pakai headset kala tidur dapat memicu ketulian. (










Cerita Unik Lainnya

Posted on 2016-02-04 00:38
Posted on 2016-02-02 00:48
Posted on 2016-02-01 01:21
Posted on 2016-02-04 00:47